80 Ribu Personel TNI/Polri Dikerahkan Amankan Natal dan Tahun Baru

Polri bersama TNI dan instansi terkait bersiap mengamankan perayaan Natal dan tahun baru. Total 80 ribu lebih personel gabungan TNI/Polri dan Pemda yang dikerahkan untuk mengamankan agenda tahunan dalam Operasi Lilin 2014 ini.

“Total anggota Polri dilibatkan dalam pengamanan berjumlah 80.560 personel, terdiri atas 696 orang dari Mabes Polri dan Polda 79.862 orang. Kita juga di back up TNI sebanyak 65.196 personel dan Pemda turut membantu pengamanan,” tutur Kapolri Jenderal Sutarman dalam apel pasukan Operasi Lilin di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (23/12/2014).

Polri menetapkan 12 Polda skala prioritas I dan 19 Polda skala prioritas II. Untuk Polda skala prioritas I seperti Polda Metro Jaya, total kekuatan yang diturunkan sebanyak 2/3 personelnya.

“Sementara prioritas II dengan kekuatan 1/3 personel diantaranya Polda Banten, Sumbar dan Bengkulu,” ungkap Sutarman.

Dalam Operasi Lilin ini, Kapolri mengimbau jajarannya untuk mewaspadai segala bentuk ancaman gangguan kamtibmas yang terjadi selama pelaksanaan perayaan Natal dan tahun baru ini.

Kapolri juga meminta jajarannya untuk mengamankan kegiatan masyarakat di pusat perbelanjaan, pusat keramaian dan obyek wisata. Sejumlah kejahatan konvensional, menjadi salah satu perhatian serius. “Antisipasi kejahatan konvensional seperti curat (pencurian pemberatan) dan curas (pencurian dengan kekerasan) serta curanmor, juga pelanggaran lalulintas,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang turut menghadiri apel di Polda Metro Jaya mengatakan telah mengirimkan radiogram ke seluruh pejabat pemerintahan di tingkat provinsi hingga kecamatan.

“Saya sudah instruksikan gubernur, bupati dan walikota dengan tembusan wajib ke tingkat kecamatan dan kelurahan. Isinya bahwa pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan kenyamanan dan keamanan dalam perayaan Natal dan tahun baru ini,” ujar Tjahjo.

sumber : detik