Ramai Ramai Batalkan Tiket Malaysia Airline

Malaysia Airlines menghadapi tingginya pembatalan tiket oleh penumpang yang tak mau menghadapi risiko setelah maskapai itu mengalami dua kali kecelakaan fatal dalam empat bulan terakhir.

Berbagai agen perjalanan dari Melbourne, Singapura, New Delhi dan Kuala Lumpur mengatakan mereka mengalami banyaknya pembatalan pemesanan tiket sejak insiden jatuhnya MH17 bulan. Pembatalan tersebut bahkan mencapai lebih dari 20%.

Pembatalan pemesanan tiket tentu akan menambah krisis keuangan yang dialami maskapai itu di mana perusahaan induknya, Khazanah Nasional Bhd, memperkirakan dana operasional hanya cukup untuk satu tahun, bahkan sebelum insiden MH17 terjadi.

Penerbangan Malaysia Airlines telah membuat 537 orang kehilangan nyawanya tahun ini yang merupakan sejarah terburuk dalam hampir satu dasawarsa terakhir.

“Penumpang sangat, sangat takut, atas hal yang akan terjadi lagi,” kata Ann Chitumbalam, manajer Escape Travel Sdn di Petaling Jaya, yang mengatakan pembatalan pemesanan tiket MAS mencapai 30% di kantornya.

“Pemegang tiket tidak mau mengambil risiko,” ujarnya.

Pada 19 Juli silam, maskapai itu mengatakan pihaknya akan mengembalikan uang bagi penumpang yang menunda kepergiannya atau membatalkan tiketnya, bahkan bagi “non-refundable ticket” atau tiket yang tidak bisa diuangkan lagi.

MAS juga setuju membebaskan biaya bagi penumpang yang mau mengubah rute kepergiannya ke tujuan manapun yang ditawarkan maskapai itu selama 2014.

Di Singapura, Dynasty Travel mengatakan pihaknya memperkirakan penumpang akan berpikir dua kali sebelum memesan tiket Malaysia Airlines.

“Banyak yang menghindari Malaysia Airlines untuk sementara ini,” kata Alicia Seah, juru bicara Dynasty Travel, yang masuk dalam tiga perusahaan agen travel terbesar di Singapura.

“Ini tentunya merupakan kesialan ganda bagi maskapai tersebut.”

sumber : IM