Kesalahan Pertama JokoWi Sebagai Presiden Terpilih

Pembentukan Tim Transisi pemerintahan oleh Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menuai banyak kritik. Kecaman keras muncul bukan soal keberadaan tim itu, tetapi lebih terhadap orang-orang yang dipilih Jokowi untuk duduk di tim tersebut. Satu yang mendapat penolakan paling keras adalah Letnan Jenderal (purn) Abdullah Makhmud Hendropriyono yang duduk jadi penasehat di Tim Transisi. Hendro adalah(…)

Garuda Indonesia Terus Merugi?

Menteri BUMN Dahlan Iskan menginstruksikan PT Garuda Indonesia Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait dengan makin membengkaknya kerugian perusahaan itu. “Garuda ruginya sangat besar. Saya minta Senin (1/9), direksi sudah menyampaikan laporan bagaimana menyelamatkan keuangan perusahaan,” kata Dahlan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis. Menurut Dahlan, kondisi keuangan perusahaan penerbangan “pelat(…)

Indonesia Pemegang Rekor Dunia Kabinet

Pendiri Museum Rekor Indonesia, Jaya Suprana memberikan penghargaan kepada Pusat Data Bisnis Indonesia, karena telah menyadarkan masyarakat bahwa Indonesia pernah memiliki kabinet 100 menteri. Bahkan Jaya pun mengatakan ini bukan hanya rekor Indonesia, tetapi juga rekor dunia. Kabinet 100 menteri ini hanya bertahan 32 hari. Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI, Agun Gunanjar Sudarsa(…)

Nelayan Terancam Kelaparan, Akibat Kelangkaan Solar

Akibat pembatasan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar, telah menyebabkan nelayan di semua daerah di Aceh kesulitan melaut, sebagian besar nelayan di Aceh tidak bisa mendapatkan solar dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sehingga tidak bisa melaut untuk mencari nafkah. Jika hal ini terus berlanjut, dikhawatirkan nelayan Aceh akan kelaparan. Bustami salah(…)

Maluku Utara Terjerat Utang 200 Milyar!

Pemerintah Provinsi Maluku Utara terjerat utang hingga mencapai Rp 200 miliar. Akibatnya, keuangan daerah terus defisit anggaran dan tak lagi mampu membiayai belanja publik untuk satu tahun. “Utang itu akibat keterlambatan pembayaran terhadap pihak ketiga pada tahun anggaran berjalan,” kata Kepala Inspektorat Provinsi Maluku Utara Bambang Hermawan. Menurut dia, keterlambatan itu membuat pencatatan utang di(…)

Bukti Dugaan, Boediono terlibat Kasus Century

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan pihaknya sudah memiliki bukti dugaan keterlibatan eks Gubernur Bank Indonesia (BI), Boediono dalam kasus bank Century. Selain itu pihaknya juga sudah menemukan bukti dugaan keterlibatan para mantan dewan Gubernur BI dalam kasus Bank Century. “Iya, jadi tinggal melengkapi dan merumuskan unsur-unsur deliknya. Jadi butuh waktu karena merumuskan(…)

Sidak Sidik!

INSPEKSI mendadak (sidak) Gubernur Jateng Ganjar Pranowo beberpa waktu lalu menghasilkan ‘kasus jembatan timbang’. Tidak lama kemudian, giliran Plt. Gubernur DKI Ahok, menyidak Balai Pengujian KIR di Cengkareng. Ditemukan alat uji dalam keadaan rusak, tapi petugas terus menarik biaya uji KIR kendaraan. Artinya, praktik kongkalikong uji KIR sudah jadi modus operandi pungli di subsektor vital(…)

Kepemimpinan Revolusioner

Setelah pilpres, muncul babak baru fase perjuangan berikutnya. Babak baru ini sejatinya jauh lebih berat karena presiden dan wakil presiden terpilih harus mampu metransformasikan kepemimpinan sesuai yang dibutuhkan rakyat saat ini. Melihat kompleksitas persoalan dan problem kebangsaan, menjadi nakhoda dari “kapal Indonesia” tentu tidaklah mudah. Perlu kerja keras dengan penuh kesungguhan untuk menjadikan Indonesia sebagai(…)

KPK dan Tumpulnya Pengawasan?

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi belakangan ini rajin melakukan inspeksi mendadak ke beberapa pos pelayanan publik. Langkah tersebut tentu saja untuk menunjukkan KPK aktif memberantas pencegahan korupsi. Namun, hal ini makin memperlihatkan ketidakberdayaan para inspektur di beberapa instansi. KPK kini terjun memasuki tataran pemberantasan korupsi yang sebenarnya menjadi kewajiban aparatur pengawas. Hal ini, misalnya, penanganan pungutan(…)

Ramai Ramai Batalkan Tiket Malaysia Airline

Malaysia Airlines menghadapi tingginya pembatalan tiket oleh penumpang yang tak mau menghadapi risiko setelah maskapai itu mengalami dua kali kecelakaan fatal dalam empat bulan terakhir. Berbagai agen perjalanan dari Melbourne, Singapura, New Delhi dan Kuala Lumpur mengatakan mereka mengalami banyaknya pembatalan pemesanan tiket sejak insiden jatuhnya MH17 bulan. Pembatalan tersebut bahkan mencapai lebih dari 20%.(…)