100 Hari Yang Menyedihkan

Sangat disayangkan mendengar pidato Joko Widodo (Jokowi) pada perayaan Natal di Papua, 27 Desember tahun lalu. Ungkapannya atas kasus pembantaian lima warga, empat di antaranya pelajar SMA, pada 8 Desember 2014 terkesan basa-basi, dingin, dan tanpa empati yang tepat. Bagaimana tidak, ia hanya menggunakan kalimat retoris yang mengharapkan tidak terjadi lagi kasus serupa di Papua.(…)

Politik Sekitar Istana “Mengerikan”

Sekjen PENA 98, Adian Napitupulu mengatakan, politik di sekitar Istana memang mengerikan. Ada penjilat, ada para munafik, ada pembisik informasi palsu, ada yang diam-diam tapi pengkhianat. Ada yang manggut-manggut tapi menikam dari belakang, ada mata-mata, agen rahasia, ada yang mengancam dengan kata, ada yang dengan senjata. Si jahat berkerja di dunia nyata hingga maya. Di(…)

Noor Hafizah Mohd Idrus (Fizzy)

Netizen baru-baru ini dihebohkan oleh pilot Air Asia X asal Malaysia, Noor Hafizah Mohd Idrus. Noor atau yang biasa disapa Fizzy Idrus ini menjadi perbincangan karena menjadi pilot wanita berhijab dengan paras yang manis. Seperti dikutip situs asal Malaysia, mynewshub.cc, foto Fizzy beredar luas di media sosial. Di beberapa foto, Fizzy mengenakan baju dinas sebagai(…)

Harga Premium Akan Naik-Turun, Sembako?

Pemerintah memutuskan melepas harga bahan bakar minyak (BBM) beroktan 88 atau yang dikenal dengan sebutan bensin premium pada mekanisme pasar. Konsekuensinya, ke depan, harga premium pun bergerak naik-turun mengikuti pergerakan harga minyak dunia. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Srihartati menengarai, ada kemungkinan keputusan pemerintah itu menyebabkan harga-harga kebutuhan berfluktuasi.(…)

“Jebakan Batman”….

Pemerintah telah menetapkan harga bahan bakar minyak (BBM) yang disubsidi hanya solar dan minyak tanah. Sedangkan BBM jenis RON 88 tidak lagi disubsidi pemerintah. Direktur Eksekutif Pusat Studi Kebijakan Publik, Sofyano Zakaria, menilai pemerintah seperti memberikan jebakan kepada masyarakat. Pasalnya jika harga minyak dunia naik, masyarakat tidak akan diuntungkan karena tidak mendapat subsidi, dan harga(…)

Wewenang Dipangkas!

Wewenang Dewan Perwakilan Rakyat memilih anggota Komisi Yudisial akhirnya dipangkas. Putusan Mahkamah Konstitusi ini tepat karena Dewan seharusnya tak terlalu jauh mencampuri wewenang eksekutif. Sayang, MK tidak berprinsip sama dalam soal mekanisme rekrutmen pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Putusan itu mengoreksi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2011 tentang Komisi Yudisial. Majelis hakim konstitusi menyatakan DPR hanya berhak(…)

Kebijakan Baru 2015

Gerak cepat pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam menangani persoalan bahan bakar minyak bersubsidi patut diacungi jempol. Dalam jangka pendek, menengah, dan panjang, berbagai kebijakan baru ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Pada awal tahun ini, pemerintah menurunkan harga Premium dan solar, mengikuti penurunan harga minyak internasional. Hanya solar yang kini disubsidi dan angkanya(…)

Januari 2015 Tiket Pesawat Sudah Termasuk Airport Tax

PT Angkasa Pura II (Persero) telah menerapkan kebijakan penggabungan pembayaran passanger service charge (airport tax) dengan tiket penumpang berlaku efektif mulai 1 Januari 2015. Artinya setiap pembelian tiket penerbangan yang dilakukan per tanggal 1 Januari sudah termasuk pembayaran airport tax. “Mulai 1 Januari, orang beli tiket sudah masuk ke PSC on Ticket (harga tiket dan(…)

Konsumen Beralih ke Elpiji 3 Kg?

Kenaikan harga elpiji non subsidi ukuran 12 kg berdampak pada keputusan konsumen untuk beralih ke produk yang lebih murah. Konsumen beralih dari elpiji 12 kg ke elpiji 3 kg yang merupakan produk bersubsidi dan jauh lebih murah. Sebelum kenaikan harga pada hari Jum’at (2/1/2015), PT Pertamina (Persero) telah menaikan harga elpiji 12 kg pada Januari(…)

APBN 2 Ribu Triliun Belum Cukup?

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015 mencapai Rp 2.000 triliun. Namun dana sebesar itu belum cukup untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan mulai dari jalan, bandar udara, pelabuhan, kereta api, irigasi, dan kebutuhan publik lainnya. Membangun semua infrastruktur tidak akan bisa hanya melalui APBN. Tidak akan cukup uang pemerintah. Begitu kata Emil Elestianto Dardak, Executive(…)